"Saya meyakini, kalau misalnya tampak belakang dan samping sudah ada, bukan tidak mungkin tampak depan sudah ada. Kan namanya juga sketsa wajah, yang namanya sketsa wajah kan tampak depan, kiri, dan kanan," katanya.
Menurut Rohman, untuk menetapkan tersangka, polisi tak perlu lagi mencari orang-orang di luar saksi yang telah diperiksa. Dia juga meyakini, dari total 69 saksi yang telah diperiksa, pasti ada yang memiliki kemiripan dengan sketsa wajah tersebut.
"Mungkin polisi tidak perlu mencari jauh-jauh, dari 69 saksi masa sih tidak ada yang mirip, cuma perlu digali saja, sketsa itu kan berdasarkan keterangan saksi. Tinggal digali lagi saja," ujarnya.
Lebih lanjut Rohman mengatakan, seiring semakin mengerucutnya kasus pembunuhan sadis ini, Yoris Raja Amanullah yang merupakan anak sekaligus kakak kandung korban kini pecah kongsi dengan keponakan korban, Muhammad Ramdanu alias Danu.
Rohman mengatakan, setelah sempat berseberangan dengan Yosep, Yoris kini justru bergabung dengan Yosep. Menurutnya, bergabungnya Yoris dengan pihaknya bukan tanpa alasan. Alasan yang paling mendasar, kata Rohman, Yoris mencurigai bahwa Danu lah sebagai pembunuh sadis itu.