Kasus Pembacokan Kiai Muda di Indramayu, Kapolres: Motif Masih Didalami 

Agus Warsudi
Andrian Supendi
Kapolres Indramayu AKBP Mokhamad Lukman Syarif. (Foto: ANTARA)

Setelah itu, pelaku kembali mencari keberadaan Kiai Farid dan melihatnya. Tanpa berpikir panjang pelaku pun langsung melayangkan arit tersebut ke bagian tubuh Kiai Farid.

Diberitakan sebelumnya, seusai kejadian pembacokan Gus Farid, pelaku Sakrodin ditangkap warga dan dihajar masa sampai tak berdaya. Kemudian pelaku diamankan polsek krangkeng, yang datang setelah prlaku ditangkap warga. Sampai saat ini pelaku diamankan pihak kepolisian.

Kasatreskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara, membernarkan atas adanya peristiwa tersebut dan masih melakukan pemeriksaan kepada Sakrodin, penyerang kiai muda Ketua Jam’iyyah Ahlith Tarekat Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) Indramayu, sampai mengalami luka sabetan senjata tajam. "Iya (terjadi penyerang) pelaku lagi kita periksa," kata Lutfi, Rabu (9/3/2022).

AKP Luthfi Olot Gigantara menyatakan, saat ini belum bisa menjelaskan kronologi kejadian dan motif pelaku penyerangan tersebut secara terperinci.

Sementara Ketua Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI) Azun Mauzun mengatakan, dari informasi peristiwa itu terjadi saat santri putra dan putri PP An Nur sedang latihan khataman di areal Pondok Pesantren dan kediaman Gus Farid sedang sepi.

"Begitu saya mendapat informasi tersebut saya langsung mendatangi lokasi kejadian di rumah Gus Farid. Pelaku ini masuk ke dalam rumah kemudian mengamuk," kata Azun Mauzun.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kiai Muda di Indramayu Dibacok Pakai Arit, Pelaku Ditangkap dan Dihajar Warga

57 tahun lalu

Cari Kapal Motor Hilang Kontak di Laut Indramayu, Basarnas Kerahkan Helikopter

57 tahun lalu

Curi 30 Motor di Indramayu, 7 Pelaku Diancam 4-7 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Diterjang Angin Puting Beliung, Pasar Jambe Indramayu Berantakan

57 tahun lalu

Hendak Diresmikan, Pasar Jambe Indramayu Porak-poranda Diterjang Puting Beliung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal