BANDUNG, iNews.id - Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Bandung cenderung meningkat hingga akhir tahun 2021. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan naiknya kasus kekerasan tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan, sepanjang 2021 ini kasus kekerasan terhadap anak terpantau cukup tinggi. Sehingga penanganannya memerlukan keseriusan dan perhatian lebih.
“Data kami, kekerasan terhadap anak justru paling tinggi. Menyusul kekerasan terhadap istri atau perempuan," ucap Rita, Rabu (9/6/2021).
Rita memaparkan, hingga Mei 2021 ada sebanyak 75 kasus kekerasan terhadap anak. Sedangkan kekerasan terhadap istri sebanyak 56 kasus.
Dia mengakui, ukuran kota layak anak tidak ditinjau dari kuantitas kasus yang terjadi. Namun, dilihat dari upaya pemerintah setempat menanggulangi masalah kekerasan terhadap anak.