Kasus KDRT Ustaz Kondang di Bandung Masuk Gelar Perkara, Polisi: Belum Ada Mediasi

Agus Warsudi
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Abdul Rahman berikan keterangan kasus penculikan IRT di Antapani. (Foto: iNews/Agus Warsudi)

“Belum, belum ada rencana mediasi,” katanya.

Langkah ini sekaligus mempertegas penyidik masih fokus pada pengumpulan bukti dan fakta hukum terkait laporan dugaan KDRT yang melibatkan ustaz EE.

Sebelumnya, kuasa hukum korban NAT, Rio Damas Putra, menjelaskan peristiwa bermula saat kliennya berkunjung ke rumah ayahnya ustaz EE di Sindanglaya, Kabupaten Bandung pada 4 Juli 2025.

Kedatangan NAT untuk bersilaturahmi sekaligus menanyakan uang bulanan yang biasa dikirim ayahnya. Namun menurut Rio, NAT justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan hingga diduga dipukul ustaz EE bersama beberapa anggota keluarga lainnya.

“KDRT tersebut direkam oleh NAT menggunakan handphone. Tetapi, handphone korban disita oleh keluarga ayahnya dan sampai saat ini belum dikembalikan,” kata Rio.

Seusai mengetahui kondisi anaknya, ibu korban AM melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Bandung. NAT juga sudah menjalani visum dan mendapat pendampingan hukum.

Rio menilai bukti rekaman video yang disita keluarga seharusnya menjadi barang bukti penting. Namun hingga kini ponsel korban belum kembali.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Anak Kandung Jadi Korban KDRT Ustaz Kondang di Bandung saat Minta Uang Bulanan

57 tahun lalu

MUI Jabar Prihatin Kasus Ustaz Kondang di Bandung, Diduga KDRT Anak Kandung

57 tahun lalu

Ustaz Kondang di Bandung Dipolisikan Anak Kandung ke Polisi, Diduga KDRT

57 tahun lalu

Miris Nabung untuk Masjid Rekening Ustaz Dasad Malah Diblokir

57 tahun lalu

7 Santri di Kukar Diduga jadi Korban Pencabulan Oknum Ustaz, TRCPP Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal