Kasus Jasad Wanita Tertancap Bambu, Ini Kata Kasat Reskrim Polres Garut

Ii Solihin
Kasat Reskrim Polres Garut AKP M Devi Farsawan. (Foto: iNewsTv/Ii Solihin)

GARUT, iNews.id - Kasus penemuan jasad wanita dengan anus tertancap bambu, dalam penyelidikan intensif Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut. Korban yang diketahui bernama Weni Tania (21) belum bisa dipastikan dibunuh.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Garut AKP M Devi Farsawan mengatakan, belum bisa dipastikan Weni tewas karena dibunuh. Bisa jadi Weni meninggal setelah terjatuh dari tebing.

"Kontur alam di lokasi kejadian itu tebing yang licin. Di lokasi juga memang tumbuh pohon-pohon bambu. Masih banyak kemungkinan apakah ada tindak pidana atau kecelakaan," kata AKP M Devi Farsawan di RSUD dr Slamet Garut, Jumat (5/2/2021).

Dugaan Weni tewas dibunuh atau mengalami kecelakaan, ujar AKP M Devi Farsawan, masih diselidiki. Hasilnya akan diketahui dari autopsi yang dilakukan. "Diharapkan bisa diketahui penyebab kematian korban ini dari autopsi. Mayatnya sudah berada di RSUD," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Kampung Muncanglega, RT 02/07, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, geger setelah ditemukan jasad wanita di tepi kKali Muncang, anak sungai Cimalaka, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jasad Wanita Tertancap Bambu di Garut Ternyata Sudah Hilang 4 Hari

57 tahun lalu

Usut Kasus Jasad Wanita dengan Anus Tertancap Bambu, Polres Garut Periksa 4 Saksi

57 tahun lalu

Polres Garut Belum Simpulkan Penyebab Kematian Wanita dengan Anus Tertancap Bambu 

57 tahun lalu

Ini Identitas Perempuan dengan Anus Tertancap Bambu, Diduga Warga Wanaraja Garut

57 tahun lalu

Garut Gempar, Warga Temukan Jasad Wanita dengan Anus Tertancap Bambu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal