Kasus Dugaan Mark up Whoosh Masuk Penyelidikan, KPK Ajak Warga Sumbang Informasi

Nur Khabibi
KPK terus menyelidiki kasus dugaan penggelembungan dana proyek kereta cepat Whoosh Jakarta-Bandung. (Foto: Dok.iNews)

Dia membandingkan biaya pembangunan per kilometer di China yang hanya 17 juta dolar AS, sementara di Indonesia mencapai 52 juta dolar AS.

Menariknya, Mahfud sempat menolak permintaan KPK untuk membuat laporan resmi terkait temuannya. Ia justru mendorong KPK agar langsung bertindak. 

"Agak aneh ini, KPK meminta saya melapor tentang dugaan mark up Whoosh. Di dalam hukum pidana, jika ada informasi tentang dugaan peristiwa pidana mestinya aparat penegak hukum (APH) langsung menyelidiki, bukan minta laporan. Bisa juga memanggil sumber info untuk dimintai keterangan," tulis Mahfud melalui akun X @mohmahfudmd, Sabtu (18/10/2025).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap, KPK Sudah Selidiki Dugaan Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh sejak Awal 2025

57 tahun lalu

Geger Utang Jumbo Kereta Cepat Whoosh Bos Danantara: Tak Perlu Khawatir

57 tahun lalu

KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq dan 3 Minimarket

57 tahun lalu

Usut Korupsi Bupati Fadia Arafiq, KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal