Opsi lockdown itu direncanakan bukan tanpa alasan, karena dalam beberapa pekan terakhir sejumlah keterisian rumah sakit di Jawa Barat termasuk di Tasikmalaya terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Meski Wagub meminta opsi lockdown, kebijakan itu hanya bisa diterapkan oleh gubernur. Maka, dia akan segera mengadakan rapat dengan Gubernur untuk membahasnya.
Uu juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan selalu menerapakan prokes, jangan menganggap bahwa Covid-19 ini untuk kepentingan bisnis dan politik, tapi ini nyata dan berbahaya yang harus diwaspadai semua masyarakat.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, secara akumulatif terdapat 7.972 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, 7.043 orang sudah dinyatakan sembuh 728 orang masih menjalani isolasi dan 201 orang keninggal dunia.