"Ada 2.870-an sekolah yang mengajukan tatap muka. Kita cek dengan Kominfo dari jumlah itu hanya 626 sekolah yang ideal mengadakan tatap muka," kata Dedi di Lembang beberapa waktu lalu.
Meskipun 626 sekolah sudah dinyatakan siap menjalankan pembelajaran tatap muka, ujarnya, sekolah juga wajib mendapat restu dari Satuan Tugas Covid-19 daerah masing-masing. Satgas Covid-19 akan mempertimbangkan dari aspek keamanan dari penularan virus corona.
"Jadi kami di disdik hanya menyediakan upaya sarana bahwa tatap muka kami sudah siap di 626 sekolah. Kalau daring pun kami sudah siap. Tapi dimulainya (pembelajaran) tatap muka itu tetap menunggu kebijakan satgas (Covid-19) daerah masing-masing," ujar Dedi.
Sebelum menggelar tatap muka, Disdik Jabar mengajukan sekitar 28.000 guru untuk disuntik vaksin agar mereka siap mengajar di tengah pandemi. Proses vaksinasi terhadap ribuan guru itu akan dibagi menjadi beberapa tahap mengikuti prioritas guru mana saja yang musti divaksin terlebih dahulu.
"Kalau yang mau divaksin bisa mencapai 28 ribu. Makanya kita buat nanti tahapan. Artinya tahapan tingkatan itu skala mana dulu yang mau tatap muka, kemudian usia," tutur Kadisdik Jabar.