Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bandung Buka Opsi Kurangi Relaksasi

Agus Warsudi
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto/iNews.id/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka opsi pengurangan relaksasi di beberapa sektor jika kasus Covid-19 terus meningkat. GTPP Covid-19 Kota Bandung akan mengevaluasi relaksasi yang telah dibuka pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini.

Hasil evaluasi nanti akan menjadi pertimbangan Wali Kota dalam menerapkan kebijakan pengurangan sektor yang direlaksasi. Tujuannya untuk menekan angka penularan Covid-19.

"Sampai hari ini belum ada penambahan relaksasi. Jadi angka kita (penularan Covid-19 di Kota Bandung) mulai darurat. Khawatir sampai ke darurat, ya kami jaga-jaga," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial, Jumat (13/11/2020).

Meski angka reproduksi masih di angka 0,89, ujar Oded, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, sudah mencapai 2.327 orang, jumlah kasus Covid-19 aktif 309, 98 meninggal, dan 1.920 sembuh.

Oded menilai, kenaikan kasus positif Covid-19 itu terjadi akibat kedisiplinan warga dalam menerapkan protokol kesehatan menurun dalam setiap periode AKB.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung Tambah 1.118 Orang

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 1 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal