Kasus Bocah SD Diduga Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi, Ini Kata Dokter Forensik

Dharmawan Hadi
Dokter Forensik RSUD R Syamsudin SH, dr Nurul Aida Fatya, memberikan penjelasan soal luka yang dialami bocah aakorban pengeroyokan. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)


Mengenai penyebab terjadinya antara memar atau luka lecet, lanjut dr Aida, dirinya tidak bisa memastikan apakah itu luka akibat hantaman, gesekan atau penyebab lain, karena itu merupakan kejadian proses yang di luar kewenangannya untuk memberikan keterangan.

"Untuk bagian yang diperiksa, semua dari kepala sampai ujung kaki, semua kita periksa, kita cari. Yang terfokus yang pasti adalah daerah kepala leher, dada, kemudian perut, itu yang kita periksa sampai ke dalam. Kalau untuk alat gerak atas dan bawah, kita periksa dari permukaan. Kalau misalnya ada yang mencurigakan, itu kita periksa lebih lanjut," ujar dr Aida.

dr Aida menambahkan, untuk sampel yang diambil, dari mulai kulit yang dicurigai perlukaan, kemudian organ-organ dalam hingga total sampel yang kita ambil sekitar 10 jaringan. Saat ditanya mengenai kecurigaan keluarga soal patah rahang, pihaknya akan mengkonfirmasi kemudian.

"Karena kaya misal tadi pembuluh darah yang pecah di kepala, kita ambil jaringan otaknya. Kemudian tadi yang di rahang, kita ambil otot rahangnya. Jadi nanti kita lihat hasil lab-nya Biasanya pengerjaan kalau untuk histapatologi sekitar 2 mingguan," ujar dr Aida.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum Guru Ngaji Cabul di Cilengkrang Bandung, Ridwan Kamil: Mirip Kasus Herry Wirawan

57 tahun lalu

Tragis! Perempuan Lansia 70 Tahun Tewas di Dasar Jurang Cilengkrang Bandung

57 tahun lalu

Mulai Besok, KA Komuter Line Penumpang Bakal Dioperasikan di Stasiun Gedebage Bandung

57 tahun lalu

Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah SD yang Tewas Diduga akibat Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi

57 tahun lalu

Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal