Kapolsek Astanaanyar-Anggota Diduga Nyabu, Kriminolog: Rusak Kepercayaan Masyarakat

Agung Bakti Sarasa
Kriminolog Unpad Yesmi Anwar. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id -Kriminolog Universitas Padjadjaran (Unpad) Yesmil Anwar prihatin mendengar kabar penangkapan Kapolsek Astanaanyar dan 11 anggotanya karena diduga mengonsumsi sabu. Dugaan perbuatan haram yang dilakukan para penegak hukum itu merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Bahkan, Yesmil menilai, perbuatan tersebut bertentangan dengan semangat Polri yang menjadikan kepolisian sektor (polsek) sebagai ujung tombak penegakkan hukum. 

"Ini kan suatu hal yang menjadi prihatin. Kapolsek ini ujung tombak. Kalau di ujungnya terjadi semacam ini, sulit untuk Polri bekerja secara profesional dan kepercayaan masyarakat akan rusak," kata Yesmil, Rabu (17/2/2021).

Apalagi, ujar Yesmil, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ingin menjadikan polsek sebagai pengayom dan lebih banyak memberikan pembinaan kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing. 

"Di tubuh Polri secara umum, reformasi struktural sudah baik. Birokrasinya sudah mulai baik, yang belum baik justru reformasi budaya hukumnya," ujar Guru Besar Hukum Pidana Fakultas Hukum (FH) Unpad ini.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Profil Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi

57 tahun lalu

Kapolsek Astanaanyar dan Anggota Ditangkap Diduga karena Sabu, Pelayanan Tetap Jalan

57 tahun lalu

Diduga Pakai Sabu, Kapolsek Astanaanyar dan 11 Anggota Ditangkap Propam Polda Jabar

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 5 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 4 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal