Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Jaga Ulama dan NKRI

Yogi Pasha
Kapolri Tito Karnavian di kediaman Habib Ali Abdurrahman Assegaf, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). (Foto: iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menjaga ulama di seluruh wilayah Indonesia. Perintah itu diungkapkan Tito saat menghadiri Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Persatuan Islam (Persis) di Lapangan Monumen Perjuangan (Monju), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (24/2/2018).

"Saya perintahkan jajaran kepolisian untuk bergandengan tangan bersilaturahmi dengan Persis di semua daerah," kata Tito di hadapan Keluarga Besar Persis.

Silaturahmi akbar keluarga besar Persis dihadiri Ketua Umum Persis Aceng Zakarian beserta ribuan jamaah. Menurut Tito, pertemuan tersebut merupakan yang terbesar dalam sejarah Persis setelah eksis puluhan tahun di Tanah Air.

"Saya bersyukur bisa berkumpul dengan keluarga persis dan bangga dengan pertemuan ini," kata Tito.

Tito berharap, kehadiran Persis di Tanah Air dapat mengisi kemerdekaan untuk bersama menjaga NKRI. Menurutnya, Persis masuk dalam bagian penting sejarah bangsa Indonesia. Tidak hanya berperan dalam kemerdekaan tetapi juga mengisi kemerdekaan, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah.

"Mari kira bergandengan tangan untuk mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan pendiri bangsa. Kita bersama-sama bergandengan tangan menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai," tutur Tito.

Sambutan Tito di hadapan ribuan keluarga besar Persis dari berbagai daerah itu hanya berlangsung beberapa menit. Usai menyampaikan pidato, Tito bersama Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Pangdam III/Siliwangi Doni Monardo meninggalkan lokasi acara.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mendagri Ungkap Data Kemiskinan di Papua, Seluruh Wilayahnya di Atas Rerata Nasional

57 tahun lalu

Mendagri Tito Karnavian Usul Dana Otsus Aceh Diperpanjang, Pemulihan Butuh 3 Tahun

57 tahun lalu

Anggota KKB Pulan Wonda yang Pernah Serang Rombongan Tito Karnavian Sudah DPO 7 Tahun

57 tahun lalu

Mendagri: Dana Transfer ke Daerah Terdampak Bencana Tak Kena Efisiensi Anggaran

57 tahun lalu

Banjir Aceh dan Sumut, 25 Desa Hilang dan Tak Bisa Dihuni Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal