Kapal Tenggelam di Laut akibat Dihantam Badai, 127 Penumpang Hilang

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kapal tenggelam. (Foto: Antara)

Selain menenggelamkan kapal, Topan Taukate menyapu rumah-rumah penduduk dan menumbangkan pohon dan tiang listrik. Angin kencang itu dilaporkan juga merenggut nyawa manusia di sejumlah negara bagian seperti Kerala, Goa, Maharashtra, dan Gujarat. 

Puluhan ribu orang dievakuasi sementara di Mumbai. Pihak berwenang pun terpaksa memindahkan sekitar 600 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit lapangan ke lokasi yang lebih aman.

Topan Tauktae mendarat di Gujarat pada Senin (17/5/2021) malam sebagai “badai siklon ekstrem”, dengan kecepatan hingga 185 kilometer per jam, menurut Departemen Meteorologi India. Topan itu kemudian melemah menjadi “badai siklon sangat parah” pada Selasa (18/5/2021) pagi.

Sistem cuaca mematikan telah memperburuk tanggapan India terhadap gelombang virus korona yang menewaskan sedikitnya 4.000 orang setiap hari, dan mendorong sistem kesehatan ke titik puncak.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapal Nelayan Karam di Pulau Salah Namo Batubara, 64 Wisatawan Diselamatkan

57 tahun lalu

Terekam Video 2 Kapal Penyeberangan di Flores Timur Tenggelam Dihantam Gelombang Tinggi

57 tahun lalu

KM Jaya Baru Tenggelam Dihantam Ombak di Muara Pomako Mimika, 4 Penumpang Selamat

57 tahun lalu

Kapal Tenggelam Tabrak Tower di Bangkalan, 19 ABK Terombang-ambing di Laut

57 tahun lalu

Operasi Pencarian Korban KM Putri Sakinah Ditutup, 1 WN Spanyol Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal