Dari rumah petak yang dihuni DYS dan istrinya FF di permukiman padat itu, tim Densus 88 mengamankan dua bilah pisau lipat dan sejumlah buku agama. Warga menyebutkan DYS sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di sebuah minimarket Jalan M Ramdhan.
Sedangkan dari penggeledahan di kamar kos Jalan Waas, tim Densus 88 Antiteror tidak mengemankan benda apa pun. Sebab kamar kos itu telah kosong sejak Selasa 6 Desember 2022.
Adang (62) pemilik kos-kosan mengaku kaget ketika ada tim Densus 88 Antiteror Polri datang ke lokasi. Adang sempat dibawa oleh tim Densus untuk dimintai keterangan.
"Tadi ada orang-orang ke sini. Kamar diperiksa, terus bapak dibawa sama densus, ditanya-tanya," kata Adang, pemilik tempat kos.