Ketua RW Setempat Hamdani mengatakan, dirinya mengetahui ada warganya yang tewas dari salah satu warga. Dia langsung mendatangi warung dagangan korban dan menemukan kakek tersebut sudah tidak bernyawa.
“Katanya bapak itu pingsan, tapi ada luka di leher dan perut, ternyata sudah meninggal. Tadi masih berdagang, cuma kalau pagi memang sepi. Tadi juga sama sekali ga ada kegaduhan di sini,” kata Hamdani.
Sementara itu, petugas identifikasi Polres Metro Bekasi Kota yang mendapatkan laporan ada penemuan mayat ini langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, petugas menduga korban meninggal dunia akibat dibunuh.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Hery Purnomo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan yang disertai pembunuhan tersebut. Korban mengalami luka tusuk di bagian leher dan di perut. Selain itu, ada sebagian barang-barang milik korban yang hilang.
“Kami sudah mengamankan barang bukti sebilah pisau yang diduga sebagai alat untuk membunuh korban. Selain itu, sebuah kotak kayu dan dua buah kaleng biskuit tempat korban menyimpan uang,” kata AKBP Hery Purnomo.
Kasus pembunuhan dan perampokan ini masih ditangani Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Selatan. Usai melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas mengumpulkan sejumlah barang-bukti dan memeriksa saksi-saksi.