Pihaknya juga tetap mengimbau warga agar menjaga protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak, sebelum dilakukan tes cepat dan usap, sebagai upaya memperkecil terjadinya penularan Covid-19.
"Kami siapkan alat tes cepat dan usap agar kesehatan warga yang mengungsi terjamin dan tidak sampai terjadi penularan virus berbahaya di tengah pengungsian," ujar Bupati.
Ketua PMI Cianjur Rudi Syachdiar Hidayat mengatakan, dari ratusan pengungsi di Desa Cibokor, terdapat 15 lansia, 11 balita, dan empat ibu hamil yang mendapat perhatian pihaknya karena rentan terserang penyakit, sedangkan pelayanan khusus diberikan relawan.
Untuk mengantisipasi terjadinya penularan virus, belasan relawan PMI, melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di lokasi pengungsian dan perkampungan warga yang sudah mulai dibersihkan dari sisa longsor.
"Kami libatkan puluhan relawan dari kecamatan terdekat, untuk membantu warga membersihkan rumahnya dari material longsor dan relawan lainnya melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di sejumlah lokasi yang dinilai rawan," kata Rudi.