Jumlah Mayat di Truk Kontainer Jadi 46 Orang, Tewas akibat Kepanasan dan Kelelahan

Ahmad Islamy Jamil
Sebanyak 46 mayat pria dan wanita ditemukan dalam truk kontainer. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SAN ANTONIO, iNews.id - Jumlah mayat yang ditemukan dalam truk kontainer di dekat rel kereta api, bertambah jadi 46 orang. Polisi menyebut mayat pria dan wanita itu merupakan korban penyelundupan manusia.

Ke-46 orang yang tewas dalam truk kontainer tersebut adalah imigran gelap yang diselundupkan melalui perbatasan Meksiko-Amerika Serikat. Para pejabat juga mengatakan, tiga orang telah ditahan pascainsiden tersebut.

Para korban tewas diduga akibat kepanasan, kelelahan, dan kahabisan napas setelah berhimpitan dalam kontainer tanpa fentilasi memadai. Departemen Pemadam Kebakaran San Antonio menyebutkan, 16 korban lain ditemukan masih hidup tetapi kondisi mereka mengenaskan. 

Saat ini, ke-16 korban tengah dirawat di rumah sakit. Mereka mengalami dehidrasi dan kelelahan akut. Empat di antara 16 korban yang masih hidup itu adalah anak-anak di bawah umur. 

Diketahui, truk kontainer itu ditemukan polisi terparkir di sebelah rel kereta api di daerah terpencil, pinggiran selatan kota  San Antonio, Amerika Serikat. Saat pintu kontainer dibuka, polisi terkejut mendapati puluhan mayat berhelimpangan di dalamnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Polisi Temukan Puluhan Mayat dalam Truk Kontainer di Sisi Rel Kereta

57 tahun lalu

Pemasangan Girder Box KCJB dari CY#1 Arah Jakarta dan Bandung Telah Rampung

57 tahun lalu

Miris, Niat Selamatkan Akper Kebonjati Bandung, Kakek Renta Ini Dituntut 2,3 Tahun Penjara 

57 tahun lalu

Imbas UU Cipta Kerja, Pemkot Bandung Harus Ubah 40 Peraturan Daerah 

57 tahun lalu

Polisi Panggil Pejabat Manajemen Persib Bandung terkait Kasus 2 Bobotoh Tewas di GBLA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal