Jogja Darurat Miras, Muhammadiyah Ajak Warga Cegah Peredarannya

Kuntadi
PWM DIY mengajak masyarakat cegah peredaran miras di Yogyakarta (foto: MPI/Kuntadi)

PWM DIY mengungkap peredaran miras kini memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk secara online. Penjual tidak lagi membuka toko secara terbuka, melainkan menggunakan sistem cash on delivery (COD).

Farid menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat paling bawah.

“Kita harus terus kampanyekan dan edukasi masyarakat sampai di akar rumput. Kita harus menyuarakan darurat miras dari pos ronda sampai lembaga pendidikan,” ucapnya.

PWM DIY juga mengundang seluruh organisasi kemasyarakatan di Yogyakarta untuk ikut menyuarakan pencegahan miras. Edukasi akan dilakukan melalui jaringan organisasi dan lembaga pendidikan yang berada di bawah Muhammadiyah.

“Pesan moral ini harus terus disuarakan agar tidak ada lagi peredaran miras,” ujar Farid.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serang Gempar! Pelajar SMK Tewas di Sungai Diduga usai Pesta Miras Oplosan

57 tahun lalu

Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Miras Dimusnahkan di Lamongan

57 tahun lalu

Gara-gara Promosi Toko Miras, Influencer King Abdi Diperiksa Polisi di Malang

57 tahun lalu

Puluhan Pelajar di Cirebon Terjaring Patroli Malam saat Nongkrong di Warung Jual Miras

57 tahun lalu

Kesal Motor Mogok, Pria di Pangkep Nekat Bakar Kendaraannya hingga Hangus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal