Dia menceritakan, suaminya sebenarnya adalah pria yang baik dan bukanlah orang temperamental. Dia bahkan orang yang patuh, bertanggung jawab kepada keluarga dan selalu berusaha menolong warga di sekitar rumah. Bahkan ketika sebelum dibawa petugas pada Senin (5/10/2020) malam, dia sempat pulang ke rumah dan tidak cerita kalau ada masalah.
"Suami itu tulang punggung keluarga, setiap subuh anter saya ke pasar untuk belanja karena saya punya warung. Sekarang jadi tidak bisa antar, dan gak bisa kumpul, itu sedihnya," kata Iis yang berharap kasus ini bisa tuntas dan suaminya kembali bebas.
Seperti diketahui, Juhaendi alias J mengancam dan membentak Kadis PUPR KBB, Anugrah sambil menenteng ular sanca sepanjang 3 meter lebih pada Senin (5/10/2020) siang.
Video berdurasi 1 menit lebih tersebut beredar dan menjadi viral di media sosial serta WA grup. Dirinya mengaku kecewa karena tidak mendapat jatah proyek dari Dinas PUPR.