Jenazah TKI Ilegal Dipulangkan ke Purwakarta, Dedi Mulyadi: Kasus Ini Jadi Contoh

Asep Supiandi
Dedi Mulyadi menyambangi keluarga almarhum Ahmad, TKI yang meninggal di Malaysia. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA, iNews.id - Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal berhasil dipulangkan ke kampungnya di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, untuk dimakamkan. TKI bernama Ahmad ini meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Serawak Malaysia akibat kecelakaan lalu lintas. 

Sebelumnya, keluarga almarhum di Pasawahan sempat pesimistis jika jenazah Ahmad bisa dipulangkan, mengingat statusnya sebagai TKI ilegal. Terlebih biaya pengurusan jenazah di rumah sakit terbilang mahal sekitar Rp62 juta belum ditambah proses kepulangan yang bisa menelan Rp100 juta lebih.

Awalnya keluarga ini tidak mengetahui jika Ahmad sudah meninggal dunia. Mereka hanya tahu Ahmad sedang kritis di rumah sakit akibat kecelakaan lalu lintas.

Keluarga ini pun dengan kesedihan dan isak tangis mendatangi anggota DPR Dedi Mulyadi di rumahnya. Semua keluh kesah disampaikan langsung ke mantan Bupati Purwakarta itu dan meminta Dedi untuk membantu pemulangannya. 

Selang beberapa lama kemudian, Dedi menghubungi Jay, warga Bengkulu melalui telepon. Jay ini merupakan teman bekerja Ahmad di Serawak, Malaysia. Dari percakapan di telepon itu diketahui jika Ahmad sudah meninggal dunia. Kabar pahit itu pun langsung disampaikan kepada keluarga korban hingga membuat suasana haru.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Tahun Bekerja di Malaysia, TKI Pulang dengan Kaki dan Tangan Buntung

57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal