Harjono menjelaskan, tidak semua guru bertempat tinggal di Cimahi. Bagi mereka yang tidak berdomisili di Cimahi, akan dirapid test.
"Ada sekitar 1.000-an guru yang tidak berdomisili di Cimahi nanti akan dirapid tes," katanya.
Dia juga menejelaskan, dari hasil tracking ada beberapa guru memilik riwayat perjalanan ke luar kota yang masuk zona merah. Sehingga mereka diminta tes swab untuk menghindari penyebaran Covid-19.