Jasa Marga menegaskan bahwa kabar yang beredar hingga menimbulkan persepsi tentang ancaman tol akan terputus itu tidak benar atau hoaks.
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan bahwa kepadatan tersebut terjadi karena sedang ada pengerjaan perbaikan pascalongsor di kawasan itu. Akibatnya terjadi penyempitan arus lalu lintas.
Bahu jalan yang biasa dilalui ketika terjadi kepadatan kini ditutup oleh rubbercone. "Bahu jalan yang biasa dipakai oleh pemakai jalan terutama di ruas Cipularang Km 118+600 jalur B, sekarang tertutup dengan pemasangan rambu dan rubbercone," katanya.
Dia mengimbau kepada pengendara dari Bandung menuju Cikampek agar menggunakan jalan alternatif lain. Di antaranya menggunakan jalur Lembang-Subang-Purwakarta-Tol Cikampek, kemudian jalur alternatif melalui Padalarang-Cianjur-Puncak.