"Penyebab longsor karena curah hujan tinggi di daerah tersebut, serta labilnya tanah akibat adanya retakan di sekitar lokasi sehingga air masuk dan membuat tanah jadi jenuh," katanya.
Upaya sementara yang dilakukan oleh pihaknya adalah dengan memasang pelang peringatan darurat dan memasang garis tanda bahaya. Serta menutup retakan aspal dengan plastik agar ketika hujan air tidak masuk ke sela-sela retakan tersebut yang bisa berpotensi mengakibatkan terjadinya longsor susulan.
"Kami juga sudah bersurat ke pihak desa agar terus mengontrol kondisi di lapangan dan melarang warga beraktivitas atau melintas di sekitar lokasi. Sebab lokasinya masih rawan karena tebing di bawahnya sudah tergerus," ucapnya.