Jadi Tersangka, Wali Kota Tasikmalaya Minta Maaf dan Doa pada Warganya

Asep Juhariyono
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman memberi keterangan kepada wartawan usai bermain go-kart di sela-sela peresmian mal di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (26/4/2019). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Selain itu, Wali Kota Tasikmalaya dua periode ini mengungkapkan dirinya akan berulang tahun ke-54 besok Sabtu, 27 April 2019. “Mudah-mudahan ini menjadi berkah. Saya besok satu hari lagi, nggak apa-apa, mudah-mudahan ini jadi kado istimewa untuk ulang tahun saya yang ke-54. Mohon doa dari semua. Mudah-mudahan diberikan kekuatan, keberkahan oleh Allah,” katanya.

Di akhir sambutannya, Budiman lagi-lagi menyampaika bahwa hidup ini tidak ada yang sempurna. ”Sekali lagi hidup ini tidak ada yang sempurna, Tetapi mari kita saling menghargai sesama, ceritakan nilai-nilai kebaikan di antara kita,” ujarnya.


Sementara itu di sela-sela meninjau fasilitas di dalam mal yang diresmikannya, Budi Budiman juga menyempatkan diri untuk bermain go-kart bersama sejumlah pejabat Pemkot Tasikmalaya dan pemilik mal.

Saat diwawancarai, Budi Budiman mengaku terkait kasus yang kini menjeratnya, dia sudah menunjuk seorang pengacara. Dia juga akan mengikuti seluruh proses hukum.

“Kita sudah nunjuk, kita ada pengacara. Artinya kita mengikutilah, yang jelas kita ikuti proses hukum,“ kata Budi Budiman.

Diketahui, KPK menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka kasus suap pengurusan DAK Kota Tasikmalaya 2018. Penetapan itu dilakukan setelah mencermati proses penyidikan dan fakta-fakta yang muncul di persidangan perkara ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, KPK menduga wali kota Tasikmalaya periode 2012-2017 dan 2017-2022 itu memberi uang ratusan juta kepada Yaya Purnomo, selaku kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Direktorat Jenderal Kementerian PUPR terkait pengurusan DAK.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Motif Bupati Muara Enim Edison Suap BPK Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Kasus Dugaan Suap Proyek di Pemkab

57 tahun lalu

Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?

57 tahun lalu

2 Tersangka Korupsi Tambang Batu Bara Ditahan Kejati Kaltim, ASN ESDM dan Pengusaha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal