Jabar Tegas, Kembalikan Hewan Ternak Terjangkit PMK ke Daerah Asal 

Agung Bakti Sarasa
Pemprov Jabar tegas, mengembalikan sapi yang terjangkit PMK ke daerah asal. (Foto: iNews.id/Suharli)

BANDUNG, iNews.id - Pemprov Jawa Barat mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak dengan mengembalikan hewan ternak terjangkit PMK ke daerah asal. Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, Pemprov Jabar meningkatkan pengawasan terhadap arus lalu lintas peredaran hewan kurban yang mulai mengalami peningkatan jelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. 

Pengawasan dilakukan guna mengantisipasi kemunculan wabah PMK maupun penyakit menular lainnya pada hewan ternak, khususnya sapi. Diketahui, Hari Raya Idul Adha identik dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban dan akan digelar tidak lama lagi. 

Menurut Uu, Pemprov Jabar pun telah melakukan sejumlah upaya, di antaranya membentuk Satuan Tugas PMK,l hingga berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota terkait melakukan pemantauan pergerakan hewan ternak di Jabar. 

"Agar diperiksa apakah sudah lulus kesehatan dari tempatnya berangkat atau tidak. Kalau tidak, kami dengan berat hati akan memulangkannya kembali ke daerah asalnya," tegas Uu, Sabtu (14/5/2022). 

Selain itu, lanjut Uu, imunisasi terhadap hewan ternak juga akan terus diupayakan demi menjaga kesehatan masyarakat, apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arus Balik Susulan 10 Persen Pemudik saat Libur Panjang Wisyak, Ini Antisipasi Polda Jabar

57 tahun lalu

Wabah PMK, Dinas Peternakan Pastikan Belum Ada Sapi di KBB yang Terjangkit

57 tahun lalu

Cegah Wabah PMK Meluas, Polda Jabar Lakukan Pengawasan Hewan Ternak 

57 tahun lalu

Antisipasi PMK, Pemkot Perketat Pengawasan Hewan Ternak Masuk Bandung

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk Masuk Minimarket di Bogor, Kejar Warga hingga Rusak Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal