Sementara itu, Kapolsek Tawang, Iptu Nandang Rokhmana mengatakan, korban sudah empat sampai lima hari ngekos dan memang sengaja untuk isoman. Kepada pemilik kosan, korban sempat bilang bahwa sedang isoman.
"Namun pemilik kosan tidak menginformasikannya ke pengurus atau satgas setempat bahwa ada yang sedang isoman," ujar Nandang.
Setelah adanya informasi kematian warga isoman, petugas identifikasi dan BPBD serta Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, datang ke lokasi. Dengan menggunakan alat pelindung diri, petugas mengevakuasi jasadnya ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah dokter Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk dilakukan pemulasaraan sesuai dengan protokol Covid-19.