Inventarisasi Dinkes KBB, Banyak Warga Tak Lapor meski Bergejala Keracunan

Adi Haryanto
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto. (Foto: Dok)


Pengumpulan data warga dilakukan dengan menyisir ke rumah-rumah warga yang menerima dan mengonsumsi nasi boks pada kegiatan keagamaan tersebut. Hasilnya ternyata ada juga warga yang meski mengalami gejala sakit perut dan mual tapi tidak melapor. 

"Hasil penelusuran ternyata yang menerima nasi boks ada sebanyak 300 warga, tapi ada warga yang memilih tidak memeriksakan diri meski mengalami gejala," katanya.

Namum yang mengalami gejala ringan hingga cukup parah dirasakan oleh 90 warga yang terpaksa harus dirawat di puskesmas dan RSUD Cililin. Data terakhir, ada dua warga meninggal dunia, sembilan warga dirawat di RSUD Cililin dan 43 masih dirawat inap di Puskesmas Gununghalu, dan sisanya sudah sembuh dan dipulangkan.

"Keluhannya sama yakni, mual, muntah, pusing, mules, diare, pingsan, kejang-kejang hingga penurunan kesadaran," ucapnya

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

11 Korban Keracunan Dirujuk ke RSUD Cililin KBB, Dominan Anak dan Lansia

57 tahun lalu

Sekeluarga asal Semarang Tewas saat Glamping di Temanggung, Keracunan Makanan?

57 tahun lalu

Identitas 4 Orang Sekeluarga asal Semarang Tewas saat Camping di Temanggung

57 tahun lalu

31 Warga Turi Lamongan Keracunan Makanan Hajatan, 1 Tewas 19 Dirawat

57 tahun lalu

Puluhan Siswa SMAN 1 Luragung Keracunan, Diduga Akibat Ayam Basi dalam Menu MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal