BANDUNG BARAT, iNews.id - Para pedagang menentang instruksi Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan soal penghentian sementara pembangunan Pasar Tagog Padalarang. Mereka menilai jika hal itu dilakukan maka bakal berdampak molornya target penyelesaian dari revitalisasi pasar tersebut.
Sementara pedagang ingin pembangunan pasar cepat diselesaikan dan segera dipergunakan. Sehingga tidak boleh ada hambatan selama proses pembangunannya.
"Kita pengen satu tahun sudah kembali lagi ke Tagog, jadi Lebaran tahun 2022 sudah berdagang di tempat baru. Kalau sekarang dihentikan, bisa molor penyelesaiannya," ucap Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Tagog Padalarang, Yayan, Jumat (23/4/2021).
Pihaknya mempertanyakan urgensi penghentian sementara pembangunan pasar oleh Plt Bupati Hengki Kurniawan. Pasalnya, rencana revitalisasi Pasar Tagog Padalang adalah niat dari pemerintah daerah. Sehingga dengan adanya penghentian ini, Pemkab Bandung Barat terkesan seperti tidak mendukung.
Yayan mengaku telah mendapat sosialisasi dari pelaksana proyek Pasar Tagog Padalarang yaitu PT Bangunbina Persada. Perusahaan menyampaikan telah mengantongi izin Amdal Lalin dari Kemenhub, Amdal lingkungan dari DLH KBB, dan SKKLH Amdal lingkungan.