Inspiratif, Wanita Korban PHK di Subang Mampu Datangkan Omzet Rp18 Juta per Minggu

Yudy Heryawan Juanda
Mamah Maryamah sibuk mengemas arumanis kapas yang akan dipasarkan di sekitar Kabupaten Subang. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

Saat ini, sudah banyak warung yang diisi arumanis kapas buatannya hingga ke pelosok, seperti daerah Pabuaran, Ciasem dan Cipeundeuy. Dengan banyaknya warung yang diisi otomatis perlu penambahan tenaga kerja. Hingga akhirnya sebanyak 15 orang direkrut untuk menjadi pekerjanya.

"Alhmadulillah omzet per minggunya sebesar Rp18 juta. Mesin pembuat arumanis juga bertambah menjadi 2 unit," ujar dia.

Menurutnya, menjadi korban PHK ternyata tidak segalanya berakhir. Banyak yang bisa dilakukan untuk menopang kebutuhan ekonomi. Satu-satunya cara adalah dengan berwirausaha, asalkan digeluti dengan serius ulet dan tidak mudah menyerah. "Pastinya dengan sikap begitu setiap peluang bisa menjadi maksimal," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah PHK Besar Alasan Pemerintah Setujui Pajak Mobil Baru Nol Persen

57 tahun lalu

Marak di Musim Mudik, Penyapu Koin di Jalur Pantura Indramayu–Subang Ditertibkan Polisi

57 tahun lalu

Sungai Kalensema Meluap, Ratusan Rumah di Pamanukan Subang Terendam Banjir

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Majalengka Subang via Cikamurang, Viewnya Epic Banget!

57 tahun lalu

Rombongan Moge Tabrak 2 Pemotor di Subang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal