BANDUNG, iNews.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin atau RSHS Bandung telah menyiapkan strategi jika pasien Covid-19 melonjak drastis. Penanganan khusus dilakukan terhadap pasien terduga terpapar Omicron dengan pemisahan ruangan perawatan dari pasien Covid-19 varian lain.
Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung Muhammad Kamaruzzaman mengatakan, RSHS Bandung dan semua rumah sakit (RS) di Jawa Barat telah memiliki pengalaman mengatasi lonjakan pasien Covid-19 pada Juli-Agustus 2021 lalu.
"Alhamdulillah, sampai hari, Kamis 13 Januari 2022 ini, belum ada pasien Covid-19 varian Omicron di RSHS Bandung belum menerima pasien dengan suspek varian Omicron," kata Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung dalam keterangan resmi, Kamis (12/1/2022).
Saat ini, ujar Muhammad Kamaruzzaman, setelah ada pernyataan WHO soal Omicron dan melihat tren meningkat tajam, RSHS melakukan berbagai haluntuk mencegah atau mengantisipasi lonjakan kasus.
Antisipasi yang disiapkan RSHS Bandung adalah dengan menerapkan empat skenario. Pertama, jika jumlah pasien 1-50 orang dengan kebutuhan ruang transit isolasi, RSHS menyiapkan ruangan High Care Unit (HCU), dan isolasi IGD.