Ini Penyebab Warga Miskin di Garut Tak Dapat Bansos Meski Terdaftar di DTKS 

fani ferdiansyah
Penyaluran bantuan BLT BBM dan Program Sembako dari petugas Pos Indonesia Cabang Cisurupan di GOR Desa Balewangi, Kamis (15/9/2022) lalu. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)


Perbaikan atau pemutakhiran data, kata dia, bisa dilakukan di setiap kantor desa dan kantor kecamatan. Otih menambahkan, pada tahapan selanjutnya warga miskin penerima bantuan mesti bersabar meski datanya telah sesuai dalam DTKS. 

"Jika sudah diusulkan atau datanya telah sesuai dengan DTKS, maka tinggal bersabar dan menunggu. Sebab pengajuan bantuan sosial ini ada proses waktunya, bisa satu bulan, bisa tiga bulan, bahkan di atas satu tahun karena penerima bantuan bukan dari satu desa di Garut saja, melainkan seluruh Indonesia," tuturnya. 

Sebelumnya, sebanyak 690 KK di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dilaporkan belum mendapat bantuan PKH. Padahal, ratusan KK tersebut tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial (Kemensos). 

Kepala Desa Sukasenang Iwan Ridwan menyebut, warga miskin di desanya yang masuk ke dalam DTKS tercatat sebanyak 5.671 jiwa atau 1.890 KK. Dari jumlah tersebut, warga penerima manfaat PKH dan Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) hanya sebanyak 1.200 KK.

"Masih kurang sekira 690 KK dari keseluruhan. Yang dapat PKH dan BPNT baru 1.200 KK," kata Iwan Ridwan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miris, Ribuan Warga Miskin Tercatat DTKS di Garut Tak Dapat Bansos PKH, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Rumah Mewah di Indramyu Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Ini Kata Kadinsos

57 tahun lalu

Viral Rumah Mewah di Indramayu Ditempel Stiker Penerima Bansos, Netizen Protes

57 tahun lalu

Kantor Pos Besar Surakarta Sukses Salurkan BLT BBM Hingga 96,47 Persen

57 tahun lalu

Penerima BLT BBM di Kepulauan Sangihe Diimbau Gunakan Dana dengan Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal