Ini Penjelasan Dosen Unpad tentang Kekurangan dan Kelebihan Rapid Test Antigen 

Arif Budianto
Layanan rapid test antigen. (Foto:Antara)

Pengujian sampel PCR memerlukan laboratorium khusus dan fasilitas yang lengkap serta tenaga ahli. “Lab (laboratorium PCR) punya kapasitas maksimal pemeriksaan. Jika banyak, hasilnya bisa keluar 2–3 hari,” tutur Basti.

Sementara, rapid test antigen relatif lebih mudah pemeriksaannya. Pengujian relatif tidak membutuhkan sarana prasarana lengkap walau tetap memerlukan persyaratan yang wajib dipenuhi. 

Sampel bisa diuji di tempat terbuka tanpa harus dikerjakan di dalam laboratorium. Hasil dari tes antigen juga terbilang cepat, bergantung pada reagennya. Hal ini yang menjadikan tes ini relatif lebih mudah diakses banyak orang.

Walau terbilang lebih mudah, akademisi tetap menyarankan bahwa tes PCR merupakan upaya terbaik jika dilihat dari tingkat akurasinya. World Health Organization (WHO) memberikan pilihan untuk menetapkan tes antigen jika di suatu wilayah memiliki kesulitan dalam mengakses tes PCR. 

“Tes antigen masih lebih baik daripada orang tidak periksa sama sekali terus melakukan perjalanan. Itu yang lebih bahaya,” kata Basti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rapid Test Antigen di Rest Area KM 19 Tol Japek, Tujuh Pemudik Reaktif 

57 tahun lalu

Pengujung Tempat Hiburan Malam di Bandung Wajib Negatif Rapid Test Antigen

57 tahun lalu

Gara-Gara Rapid Test Antigen Kunjungan Wisatawan ke KBB Diprediksi Turun

57 tahun lalu

Berkunjung ke Cimahi, Warga Luar Kota Wajib Jalani Rapid Test Antigen

57 tahun lalu

Libur Nataru, Disparbud Jabar Siapkan Rapid Test Antigen di Objek Wisata dan Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal