Kapolres Karawang memastikan, Satreskrim Polres Karawang tengah menyelidiki kasus kebakaran di Ponpes Miftahul Khoirot untuk mengungkap penyebabnya. Berdasarkan informasi yang diterima pihak kepolisian peristiwa kebakaran bermula dari kesaksian korban selamat yang melihat percikan api dari kipas angin di kamar lantai II pondok pesantren. Kemudian percikan api itu jatuh ke kasur dan terbakar. Api kemudian terus membesar dan membakar seluruh bangunan di lantai II pesantren.
"Kebanyakan para korban tidak mengetahui ada kebakaran. Mereka saat itu sedang istirahat dan ada yang sedang tidur. Itu (penyebab kebakaran) masih diselidiki ya," tutur Kapolres Karawang.
Menurut Aldi, bangunan pesantren di lantai II semuanya dibuat dari kayu. Sehingga ketika terjadi kebakaran api cepat membesar. Api merembet demikian cepat hingga dalam hitungan satu jam sudah membakar seluruh lantai II pesantren. "Bangunan di lantai atas memang dari kayu jadi api cepat membesar dan membakar semuanya," ucapnya.
Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Wicaksono menyatakan, penyebab pasti kebakaran yang meludeskan Ponpes Misftahul Khoirot tersebut masih diselidiki. Namun berdasarkan keterangan saksi sementara, penyebab kebakaran dari kipas angin.
"Sementara, berdasarkan keterangan saksi, (kebakaran disebabkan) korsleting kipas angin. Percikan api mengenai kasur," kata Kasatreskrim Polres Karawang.