Ini Motif Pengamen Badut Pukul Kepala Pengendara Motor di Cibaduyut Bandung

Agus Warsudi
Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Ari Purwantono didampingi Kanit Reskrim Iptu Tri menunjukkan tersangka Egi (tengah), pengamen badut yang memukul pengendara motor. (Foto: Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - Egi (25), pengamen berkostum badut tupai yang ditangkap polisi karena memukul pengendara motor di perempatan Jalan Soekarno-Hatta (Soetta)-Cibaduyut, mengaku emosi spontan. Penyebabnya, roda sepeda motor yang dikendarai pria itu menyenggol kakinya.

"Ya saya emosi aja. Waktu itu saya belum joget, ngamen. Si bapak nyelonong ke depan. Ban depan motornya nyenggol kaki saya. Saya bilang, pak  masih merah. Tapi si bapak diem aja. Saya emosi, saya pukul kepalanya," kata Egi di Mapolsek Bojongloa Kidul, Sabtu (10/7/2021).

Egi mengaku, menyesal melakukan pemukulan itu. Tapi keributan tidak berlanjut setelah pengendara motor minta maaf. Egi telah dua bulan mengamen dengan kostum badut. Untuk mengamen dengan kostum badut itu, Egi membayar sewa Rp40.000 per hari. 

"Setiap hari saya mangkal di sana (perempatan Jalan Soetta-Cibaduyut) deket patung sepatu Cibaduyut. Sebelum ngamen badut, saya pakai gitar," ujar Egi.

Sementara itu, Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Arie Purwantono mengatakan, tak lama setelah peristiwa pemukulan itu viral di media sosial, personel Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul langsung bergerak.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral, Pengamen Badut Pukul Kepala Pengendara Motor di Perempatan Cibaduyut Bandung

57 tahun lalu

Libur Panjang Iduladha, Puluhan Ribu Kendaraan Masuk Bandung via Tol Pasteur

57 tahun lalu

Sapi Kurban Mengamuk di Bandung, 2 Warga Terluka saat Panik Berlarian

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 28 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

57 tahun lalu

Kebakaran Gudang Pabrik Sol Sepatu di Bandung, Api Diduga akibat Korsleting Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal