Berbeda dengan Lala, salah satu warga yang lain, Nengsih (63) tidak harus menunggu terlalu lama karena sedang berjualan di Pasar Pelita, ketika mendengar ada penjualan minyak goreng murah, dirinya langsung ikut mengantre.
"Lumayan lah menunggu satu jam dalam antrean tapi bisa mendapatkan minyak goreng murah, Rp28.000 bisa dapat dua liter, biasanya harganya Rp39.000 untuk dua liter minyak goreng," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi, Widya Yudha Sewiatan mengatakan, penjualan minyak goreng murah saat ini dilaksanakan oleh produsennya sendiri, tidak melalui Diskumindag Kota Sukabumi.
"Kita mendapatkan perintah langsung dari Kementerian Perdagangan dan turun ke provinsi dan langsung ke kota dan kabupaten. Untuk pelaksanaan kali ini langsung oleh produsennya tidak oleh Diskumindag," ujarnya.
Yudha menambahkan, minyak goreng sebanyak 25.000 liter tersebut sebelumnya dijadwalkan akan dijual pada pagi hari, namun pada pukul 08.00 WIB logistik tersebut baru berangkat dari tempat produsennya di Jakarta Barat.
"Estimasi pada bada Dzuhur tiba di Sukabumi namun karena sopirnya kesasar, jadi pada pukul 14.30 WIB, minyak goreng baru bisa didistribusikan kepada pembeli warga Sukabumi," ujar Yudha.