Ini Cara Bupati dan Kapolresta Bandung Cegah Remaja Nikah Dini dan Terlibat Geng Motor

Saufat Endrawan
Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Baleendah. (FOTO: iNews/SAUFAT ENDRAWAN)

BANDUNG, iNews.id - Remaja masih sekolah di Kabupaten Bandung banyak yang minta dispensasi untuk menikah muda dini. Selain itu, banyak pelajar yang terlibat geng motor.

Pernikahan dini berdampak timbulnya masalah stunting atau anak yang dilahirkan alami mengalami gangguan tumbuh kembang, kelainan, dan kekurangan gizi. 

Kondisi itu terjadi karena baik suami maupun istri yang menikah dini belum memiliki kesiapan, baik wawasan, mental, maupun ekonomi. Sebagian besar, pria yang melakukan pernikahan dini menganggur.

Fakta ini sangat mengkhawatirkan jika dibiarkan. Karena akan berdampak merusak generasi muda Kabupaten Bandung ke depan. 

Untuk mencegah permasalah ini menjadi semakin serius, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo dan Bupati Bandung Dadang Supriatna akan berkeliling ke semua sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Bandung.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhub: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Solusi Kurangi Kerugian Akibat Macet

57 tahun lalu

Minibus Tabrak Pedagang Martabak di Kosambi Bandung, Sopir Diduga Mabuk Miras

57 tahun lalu

Hendak Balap Liar dan Bawa Obat Keras, 25 Pemuda di Bandung Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Lestarikan Alat Musik Tradisional, Ratusan Perempuan Bandung Belajar Mainkan Angklung

57 tahun lalu

Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 84 Persen, Kebut Pengerjaan Lintasan hingga Integrasi Antarmoda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal