Ini Alasan Koperasi di Sukabumi Kesulitan Keuangan untuk Bayar Nasabah

Dharmawan Hadi
Kantor Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama di Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi. (Foto: Dharmawan Hadi/MPI)

SUKABUMI, iNews.id - Kepala Cabang Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSPSB) Sukabumi Budi Wibowo angkat bicara terkait dugaan gagal bayar hingga merugikan dana milik ribuan anggota di Sukabumi senilai ratusan miliar rupiah. Menurutnya, likuiditas koperasi dalam kondisi kurang baik.

"Ya memang likuiditasnya kurang. Kalau untuk memenuhi seluruh anggota itu kesulitan karena kewajiban setiap cabang itu berbeda-beda tergantung simpanannya, portofolio masing-masing," ujar Budi saat ditemui di kantornya, Senin (4/7/2022). 

Budi menambahkan, kantor cabang Sukabumi secara umum tidak bisa memaksimalkan pembayaran kepada anggota dikarenakan penghasilan atau cash in dari kantor pusat yang terbatas. 

Budi menyebut, gagal bayar disebabkan karena pandemi dan melonjaknya permintaan pencairan pada Maret 2020 lalu. Saat itu, dana yang dicairkan kepada nasabah tidak ada batasan dan digelontorkan sesuai permintaan. 

"Salah satu indikatornya pandemi, tapi selain itu memang semenjak pandemi banyak pencairan pinalti di luar jatuh tempo jadi sangat berpengaruh di periode triwulan pertama 2020, dana terkuras, sementara kita tidak membatasi penarikan itu, jadi tidak ditahan terus diberikan," ucap Budi. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

41.000 Nasabah Jadi Korban Koperasi Bodong BLN, Perputaran Dana hingga Rp4,6 Triliun

57 tahun lalu

Bentrokan Usai Nobar Laga Persib Vs Persija di Sukabumi, 3 Orang Terluka

57 tahun lalu

Angkot di Sukabumi Gunakan Elpiji 3 Kg sebagai Bahan Bakar, Sehari 2 Tabung

57 tahun lalu

Akan Kabur ke Sumatera, 3 Pelaku Pengeroyokan Maut di Sukabumi Ditangkap di Banten

57 tahun lalu

Cekcok Kurang Uang Beli Miras, Pria di Sukabumi Tewas Ditikam Pemilik Kios Jamu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal