Ini Alasan Babinsa di Purwakarta Cukur Rambut 35 Pelajar SMP secara Asal-asalan

Agus Warsudi
Serka Dadan Wijaya, Babinsa yang mencukur rambut pelajar SMP saat berbincang dengan Dedi Mulyadi. (FOTO: istimewa)

Anak-anak yang saat ini dikategorikan nakal bukan berarti telah gagal. Sebab banyak anak nakal yang justru sukses setelah sekolah. Sehingga Dedi Mulyadi meminta anak-anak fokus belajar dan tidak menyimpang ke kegiatan merusak hidup.

“Saya ucapkan terima kasih karena bapak (Dadan) telah mengambil tindakan dengan risiko dicaci maki. Lebih baik dicaci maki tapi menyelamatkan masa depan 35 anak, daripada dipuji-puji malah menjerumuskan,” kata Dedi Mulyadi.

“Ini pembelajaran penting bagi semua. Masih untung ada Pak Babinsa. Coba kalau cuek, 35 anak itu bisa jadi pecandu (obat terlarang),” ujar Kang Dedi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen KSAD Jenderal Dudung Buka Dompet Babinsa Berisi Uang Rp2.000

57 tahun lalu

Ini Momen KASAD Dudung Abdurachman Temukan Uang Rp2000 di Dompet Babinsa

57 tahun lalu

KSAD Bagikan Uang Rp100 Juta usai Periksa Dompet Babinsa Hanya Berisi Rp2.000

57 tahun lalu

Viral Babinsa Cukur Rambut Asal-asalan Puluhan Siswa SMP di Purwakarta, Orang Tua Protes

57 tahun lalu

Juru Parkir di Masjid Al Jabbar Bandung Dikeroyok 5 Preman, 2 Pelaku Diamankan Babinsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal