Ikut Pameran Hannover Messe 2021, PT Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur

Arif Budianto
PT Bio Farma, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung. (Foto: Istimewa)

“Dalam kegiatan ini, kami akan memperkenalkan inovasi produk, berupa vaksin, antisera. Selain dua produk tersebut, kami juga memperkenalkan inovasi mBioCov-19, sebagai jawaban untuk trend demand after Covid-19 yang diprediksi akan beralih ke produk yang berbasis diagnosis,” kata Bambang dalam siaran persnya, Selasa (13/4/2021).

Bambang mengemukakan, Bio Farma juga menampilkan inovasi dalam bidang proses bisnis berupa penerapan Bio Tracking dan Bio Detect pada pendistribusian vaksin, yang merupakan solusi digital yang dikembangkan oleh Bio Farma. 

"Ini merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan yang sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu untuk menjadi perusahaan healthcare global yang berbasis digital," ujarnya.

Vaksin, tutur Bambang, merupakan salah satu produk biofarmasi, yang sensitif terhadap perubahan suhu. Oleh karenanya, selain menerapkan 2D data matrix dalam kemasan primer, sekunder, dan tersier untuk memastikan ketelusuran (identifikasi) dan keaslian produk (otentikasi) sejak proses produksi dengan menggunakan mesin yang terintegrasi (integrated packaging line). 

Bio Farma pun menerapkan teknologi Internet of Things (IoT)  dengan memasang sensor suhu dan GPS (global position system) pada kendaraan angkutan vaksin berpendingin sehingga suhu ruang penyimpanan vaksin dalam kendaraan dan posisi pergerakan kendaraan selama perjalanan dapat dipantau secara real time di command center yang ditempatkan di Holding BUMN Farmasi.

Dengan mengikuti pameran Hannover Messe 2021 ini, Bio Farma berharap dapat memperluas target pasarnya, Bio Farma membidik wilayah-wilayah Asia, terutama Asia Tengah, Afrika dan Amerika Latin yang menitikberatkan kerjasama bilateral yang sebelumnya telah terjalin secara multilateral dengan UN agencies (UNICEF). 

"Kami juga berharap Bio Farma dapat memperluas pangsa pasarnya ke negara-negara di benua Eropa, khususnya wilayah Eropa Timur, menitikberatkan kerjasama bilateral yang sebelumnya telah terjalin dengan UN agencies," tutur Bambang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bio Farma: 30 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Tiba April 2021

57 tahun lalu

Kejar Produksi Vaksin 11,9 Juta, Bio Farma Tambah Fasilitas

57 tahun lalu

Vaksin AstraZeneca Diisukan Bikin Pembekuan Darah, Begini Penjelasan Bio Farma

57 tahun lalu

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dibawa ke Bio Farma Bandung

57 tahun lalu

10 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Bio Farma

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal