Ibu dan Anak yang Dihabisi dalam Alphard di Subang Sempat Diteror Berinisial M

Yudy Heryawan Juanda
Almarhumah Tuti Suharti dan anaknya Amelia Mustika Ratu saat difoto bersama dengan keluarga besarnya. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Fakta mengejutkan terungkap berdasarkan pengakuan keluarga dari korban pembunuhan di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak Subang. Sebelum Tuti Suharti (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) dihabisi dalam Alphard, sempat mendapat teror melalui pesan handphone (HP) dari seseorang yang diduga berinisial M.

Salah seorang korban, Tuti sering curhat ke kakaknya Lilis Sulastri bahwa dia sering mendapat pesan dengan kata-kata kasar dari seseorang berinisial M. Terkadang pesan yang diterima berisi kata-kata yang tak pantas.

"Saya udah bilang untuk dihapus saja pesannya, kalau dilihat terus nanti sakit hati. Pesan-pesan itu dari seseorang dan saya minta agar adik saya mengganti nomor handphone-nya," kata Lilis, Rabu (25/8/2021).

Akhirnya Tuti mengganti nomor handphone karena tidak mau dipusingkan dengan pesan-pesan yang kurang pantas itu. Namun tetap saja teror masih diterima kendati nomor Hp sudah berganti. Akhirnya Lilis sendiri susah menghubungi Tuti jika ada keperluan karena mungkin gonta-ganti nomor untuk menghindari teror tersebut.

"Paling kalau ada perlu saya nyuruh ke Amel (korban tewas lainnya). Mel, si mamah kadieu kituh (Mel ke si mamah ke sini ya). Paling begitu," ujar dia.

Dia berharap, polisi segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang sudah berbuat keji terhadap Tuti dan Amel. "Bila perlu dihukum mati saja," ucap dia. 
  

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Pembunuhan dalam Alphard di Subang Sering Dapat Pesan Ini Sebelum Terbunuh

57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal