Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Kondisi Rumah Ibu dan Anak yang Dihabisi dalam Alphard di Subang
Advertisement . Scroll to see content

Korban Pembunuhan dalam Alphard di Subang Sering Dapat Pesan Ini Sebelum Terbunuh

Rabu, 25 Agustus 2021 - 09:44:00 WIB
Korban Pembunuhan dalam Alphard di Subang Sering Dapat Pesan Ini Sebelum Terbunuh
Suasana TKP pembunuhan di Jalancagak, Subang tampak sepi dan masih terpasang garis polisi. (Foto: iNewsTv/Yudy Heyawan Juanda)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Pengakuan mengejutkan datang dari keluarga korban pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan dalam bagasi Alphard di Kampung Cisueti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.  Salah satu korban, yakni Tuti Suharti (55) mengaku sering mendapatkan kata-kata kasar dari seseorang melalui pesan WhatsApp.

Pesan-pesan itu dia dapatkan jauh sebelum insiden pembunuhan pada 18 Agustus 2021. 

Kakak korban, Lilis Sulastri mengaku cukup dekat dengan adiknya. Bahkan saking dekatnya dia menjadi tempat mengadu atau curhat korban. Dalam satu kesempatan, Tuti sempat mengeluhkan sering mendapat kata-kata kasar dari seseorang melalui pesan singkat. 

"Adik saya sering mendapat pesan kata-kata kasar dari seseorang hingga akhirnya saya suruh mengganti nomor handphone. Namun, nomor yang baru itu pun tetap diketahui dan pesan serupa kembali diterima," kata Lilis, Rabu (25/8/2021).

Akan tetapi dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian tragis yang menimpa Tuti Suharti dan Amelia Mustika Putri.  

Keluarga korban berharap kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Mereka menginginkan pelaku agar dihukum seberat-beratnya.

Tuti sendiri merupakan anak keenam dari enam bersaudara. Hasil pernikahan antara Tuti dan Yosef dikaruniai dua, anak yaitu Yoris dan Amelia yang turut menjadi korban. Yoris sudah berkeluarga dan tidak tinggal serumah dengan korban di Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut