Ketertarikan mengkoleksi media cetak lawas dimulai kin pada tahun 1985 saat masih duduk dibangku SMP. Saat ini Kin menemukan koran tahun 1950 milik kakeknya yang dijadikan alas pakaian di lemari. Sejak saat itu Kin mulai mengoleksi media cetak mulai dari lokal, nasional hingga mancanegara.
"Sejak 1985 saya mengumpulkan dan mengoleksi beragam surat kabar, ada majalah musik film dan berita. Termasuk ratusan media cetak saat reformasi, surat kabar ini memiliki nilai sejarah terjadinya peralihan kekuasaan," kata Kin, Minggu (25/4/2021).
Untuk mendapatkan media cetak lawas ini, Kin tidak pernah membelinya dari orang lain, dia hanya mengumpulkannya sejak 1985 dan juga barter dengan sesama kolektor. Hingga saat ini, bagi Kin belum memiliki niat untuk menjual hasil koleksinya. Namun tetap membuka lebar jika ada yang ingin memanfaatkan koleksinya untuk kepentingan pendidikan.