Hilal Tak Terlihat di Bandung dan Seluruh Wilayah Jabar, Awal Ramadan Tunggu Sidang Isbat

Tim iNews
Ilustrasi pemantauan hilal Ramadan 1447 H. (Foto: Ist)

Saat matahari terbenam, posisi Bulan berada pada azimuth 256°45’26”, sedangkan Matahari pada azimuth 257°47’07” dengan elongasi sebesar +1°19’05”. Kondisi tersebut membuat peluang terlihatnya hilal sangat kecil.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar Ali Abdul Latif, menegaskan hasil pemantauan hilal Ramadan 1447 H menunjukkan hilal tidak terlihat.

“Pada sore hari ini kami memastikan hilal tidak terlihat. Posisi hilal berada antara minus 2 derajat hingga sekitar 0 derajat,” ujarnya dikutip dari iNews Bandung Raya, Selasa (17/2/2026).

Dia menambahkan kondisi serupa terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

“Di seluruh Indonesia, posisi hilal saat matahari terbenam berada antara minus 2 derajat sampai 0 derajat. Untuk dapat terlihat, biasanya hilal berada di atas 3 derajat,” ucapnya.

Rangkaian pemantauan hilal Ramadan 1447 H dilakukan melalui tahapan teknis yang ketat. Tim mengatur dan menyeimbangkan teropong beserta perangkat pendukung seperti kamera CCD dan filter Matahari.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hilal Awal Ramadan 2026 Dipastikan Tak Terlihat di Papua

57 tahun lalu

Pemantauan Hilal di Yogyakarta Terhalang Awan Mendung

57 tahun lalu

NU Prediksi Hilal Ramadan Tak Terlihat, Puasa 2026 Jatuh 19 Februari

57 tahun lalu

Awal Ramadan Berpotensi 19 Februari 2026, Menag: Hilal Masih Minus 2 Derajat

57 tahun lalu

Apa Itu Hilal? Ini Pengertian, Kriteria dan Cara Melihatnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal