Sementara itu, Nandang, petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengatakan, di permukiman warga kerap ditemukan ular jenis kobra. "Saat ini kami sedang melakukan pencarian karena di lokasi ini diduga terdapat sarang ular," kata Nandang yang merupakan pawang ular.
Seperti diberitakan sebelumnya, teror ular kobra di Kabupaten Tasikmalaya bukan kali ini terjadi. Pada Minggu 12 Januari 2020 silam, para santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadul Ulum Mawaddah, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) menemukan 17 anak ular kobra.
Santri awalnya menemukan satu ular di sekitar pekarangan. Namun beberapa saat kemudian, ular-ular tersebut ditemukan kembali di sekitar rak sepatu, garasi, hingga ruang mengaji. Akhirnya, santri memutuskan untuk mencari ular-ular lainnya. Hasilnya, para santri berhasil menangkap total 17 ekor kobra.
"Ada di garasi, di bawah rak," kata salah satu pengurus Ponpes Riyadul Ulum, Andi Ibnu Hadi, melansir iNews.id, Senin (13/1/2020).
Ular-ular tersebut kemudian dimasukkan ke dalam botol. Dia menduga ular-ular kobra yang berkeliaran berasal dari sawah yang ada di belakang ponpes. "Dugaannya di belakang ponpes, kan ada sawah," ucap Andi.
Andi mengaku akan kembali membersihkan kawasan ponpes. Dia khawatir masih ada anak ular kobra yang tertinggal. "Ya, masih dicari lagi, kan khawatirnya banyak anak-anak main," tandasnya.