"Saya tidak bertemu sama mereka. Tapi warga sudah bertemu dan sudah mendapatkan klarifikasi sama yang bersangkutan. Mereka hanya iseng saja buat makam tersebut dan tidak menyangka tindakan mereka tersebut viral di media sosial," ujarnya.
Kelima pria tersebut juga sudah meminta maaf kepada para tokoh agama dan warga setempat atas perbuatan yang mereka lakukan. Saat ini permasalahan tersebut dianggap sudah selesai, karena tulisan di maka tersebut sudah dibongkar.
"Sudah di klarifikasi dan ada permintaan maaf juga dari yang bersangkutan kepada warga dan para tokoh agama. Jadi masalah makam tersebut sudah selesai. Yang bersangkutan juga sudah menghapus postingan yang sempat viral tersebut," ucapnya.