Heboh Konvoi Khilafah, Ini Kata MUI Jabar soal Gerakan Khilafatul Muslimin 

Agus Warsudi
Polisi memburu para peserta konvoi sepeda motor yang mengampanyekan khilafah. (FOTO: ISTIMEWA)

"Isi selembarannya sih, tidak ada kalimat-kalimat eksplisit mau mendirikan negara atau menggantikan NKRI. Tidak ada. Malah non-nuslim pun diperkenankan (bergabung dengan Khilafatul Muslimin)," ujar Rafani Achyar. 

Menurut Sekretaris MUI Jabar, dari isi selembaran, tidak terlalu mengkhawatirkan. "Cuma yang harus digali itu kenapa ini kok (selebaran) disebarkan secara serentak di wilayah Jawa Barat. Itu yang sedang diteliti oleh kami dan pihak kepolisian," tutur Sekretaris MUI Jabar. 

Diberitakan sebelumnya, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan, kelompok Khilafatul Muslimin sama bahayanya dengan HTI, NII dan ISIS. Sebab, Khilafatul Muslimin juga mengampanyekan tegaknya sistem khilafah di Indonesia yang berasas Pancasila. 

"Bedanya, HTI merupakan gerakan trans-nasional dan sedang memperjuangkan sistem khilafah di berbagai negara. Sementara Khilafatul Muslimin mengklaim sudah mendirikan khilafah dengan khalifah terpilih,” kata Nurwakhid, Selasa (31/5/2022).

Nurwakhid menyatakan, genealogi Khilafatul Muslimin tidak bisa dilepaskan dari Negara Islam Indonesia (NII) karena sebagian besar tokoh kunci dalam gerakan ini adalah mantan NII.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Konvoi Khilafah, BNPT Sebut Khilafatul Muslimin Bahayanya Sama dengan HTI, NII dan ISIS

57 tahun lalu

Konvoi Khilafah juga Terjadi di Karawang dan Cimahi, Polda Jabar Usut Organisasi Ini

57 tahun lalu

Ada Konvoi Khilafah, MUI: Indonesia Komitmen Gunakan Pancasila dan UUD 1945

57 tahun lalu

Sekelompok Pemotor Konvoi dengan tulisan Kebangkitan Khilafah, Selengkapnya Hanya di iNews Sore

57 tahun lalu

Densus 88 Selidiki Konvoi Khilafah di Jaktim 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal