Hasil Autopsi Siswa SD Tewas Dikeroyok di Sukabumi Keluar, Polisi Kembali Gelar Perkara 

Dharmawan Hadi
Kapolres Sukabumi Kota Ari Setyawan Wibowo. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

Walaupun dipaksa bicara, korban tidak mau mengaku sudah dianiaya. Akhirnya dokter pura-pura menyuruh keluarga untuk keluar ruangan. Keluarga bersembunyi di balik tirai di ruangan periksa. "Korban baru mangakui bahwa dirinya sudah dikeroyok oleh tiga kakak kelasnya," ujar HY. 

Karena RS Primaya tidak menerima pasien akibat kekerasan, tutur HY, cucunya tersebut dipindahkan ke RS Hermina tanpa diberitahu oleh keluarga ke pihak rumah sakit bahwa MHD merupakan korban kekerasan, pengeroyokan oleh kakak kelasnya. 

"Korban yang kritis 3 hari di rumah sakit. Lalu, pada hari ini, Sabtu (20/5/2023) sekitar pukul 08.00 WIB, (korban) meninggal di RS Hermina. Hasil visum korban mengalami luka pecah pembuluh darah, dada retak, dan tulang punggung retak," tutur HY.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tokoh Kota Sukabumi Dukung Polisi Tembak di Tempat Anggota Geng Motor Berbuat Onar

57 tahun lalu

Polres Sukabumi Kota Ancam Tembak di Tempat Anggota Geng Motor Pembuat Onar

57 tahun lalu

Rumah Kayu di Surade Sukabumi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Anggota Geng Motor Pembacok Warga di Sukabumi Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku 

57 tahun lalu

Pelajar Bacok Pemuda yang Sedang Ronda di Sukabumi, Warga Marah Balik Menyerang 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal