Hari Kedua Pencarian 7 Penambang Emas asal Tasikmalaya di Kobar Kalteng, Nihil

Sigit Dzakwan Pamungkas
Wabup Kobar Ahmadi Riansyah dan Kapolres Kobar saat meninjau proses evakuasi tujuh penambang oleh tim SAR. (Foto: iNewsTv/Sigit Dzakwan Pamungkas)

Berdasarkan pantauan di lokasi, pencarian jenazah korban hari kedua ini tidak membuahkan hasil apapun. Pencarian jenazah korban sulit dilakukan lantaran berada di kedalaman 45 meter di bawah permukaan tanah dan 35 meter di lorong horisontal. Kondisi ini berpotensi membahayakan para petugas yang masuk dalam lubang tersebut.

Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah yang memantau operasi pencarian korban di lokasi tambang emas mengatakan, pencarian hari kedua terhadap tujuh korban penambang yang masih terjebak, dihentikan sementara.

Keputusan ini diambil, kata Ahmadi, karena tim SAR gabungan kesulitan masuk ke dalam lubang tambang yang sempit. “Sabtu sore kami putuskan untuk menghentikan dulu proses penarian. Sebab tim SAR tidak bisa masuk ke dalam lubang. Tabung oksigen yang dibawa tim SAR tak bisa ikut masuk karena sempitnya lubang,” kata Ahmadi.

Ahmadi mengemukakan, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB, bersama Bupati, Kapolres, Dandim, Basarnas, dan Kejari Kobar akan menggelar rapat untuk memutuskan pencarian tujuh penambang emas akan di lanjutkan kembali besok, Minggu (22/11/2020) atau tidak. “Kita nanti malam rapat di kantor bupati dulu. Apa hasilnya, besok kami gelar konferensi pers,” ujar Ahmadi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pencarian 7 Penambang Emas di Kobar Dilanjutkan, Basarnas: Lubang Masih Banyak Air

57 tahun lalu

10 Penambang Tertimbun Longsor di Kobar Kalteng, Uun Berharap 2 Anaknya Selamat

57 tahun lalu

Penambang Tertimbun di Kobar Kalteng, Ibunda Yuda dan Reza Terus Menangis

57 tahun lalu

2 Penambang Emas Tertimbun di Kotawaringin Barat Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

57 tahun lalu

Longsor Tambang Emas di Kobar, Ini Identitas 10 Penambang Emas asal Tasikmalaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal