Selain itu, ujar Mart Polman, kenaikan harga tanah bisa mencapai 10-20 persen per tahun tergantung dari daya tarik lokasi tersebut. Untuk itu banyak developer yang terus berupaya membangun kawasan agar memiliki daya saing dan menjadi target investasi calon konsumen.
Sementara itu, Marketing GM Podomoro Park Tedi Guswana menyatakan pihaknya sudah memprediksi dari tahun 2021, bahkan permintaan lahan siap bangun di kawasan Podomoro Park sudah ramai ditanyakan konsumen sejak 2021.
“Kami sudah prediksi dari 2021. Kecenderungan permintaan lahan siap bangun terus meningkat selain ya untuk investasi tapi juga kebutuhan pembangunan yang berbeda. Jadi untuk mengakomodir itu, kami siapkan Land Bank tipe Ananta,” kata Tedi.
Selain itu, berdasarkan data kelompok umur pencari lahan siap bangun berada di rentang 25-34 dan 18-24. Menurut Tedi, berdasarkan kelompok umur tersebut terdapat arti yang bisa diintrepretasikan datanya oleh developer.
“Dari data yang ditampilkan, kami lihat kelompok usia milenial memilih lahan siap bangun karena keinginan desain yang disesuaikan bisa untuk usaha, kantor, studio ya intinya yang punya fleksibilitas tinggi,” ujarnya.