Harga Kedelai Melejit, Perajin Tahu di Kota Bandung Menjerit

Arif Budianto
Perajin tahun Cibuntu di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)

BANDUNG, iNews.id -Perajin tahu Cibuntu, Jalan Terusan Pasirkoja, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat, menjerit lantaran harga kedelai melambung atau melejit dalam satu bulan terakhir. Mereka meminta pemerintah turun tangan mengendalikan harga kedelai.

Salah seorang perajin tahu Cibuntu, Iniyani mengatakan, kenaikan harga kedelai yang merupakan bahan baku tahu dan tempe, sangat tidak wajar dan sangat merugikan.

Saat ini, kata Iniyani, harga kedelai di tingkat agen sudah mencapai Rp9.200 per kilogram. Padahal, sebelumnya hanya Rp7.000/kg. Terjadi kenaikan sekitar Rp2.200 per kilogram hanya dalam waktu satu bulan.

"Padahal kedelainya ada, gampang dicari. Tapi kenapa harganya bisa mahal. Kami para perajin juga enggak tahu pasti," kata Iniyani kepada MNC News Portal, Kamis (24/12/2020).

Informasi yang diperoleh, ujar dia, kenaikan harga kedelai tersebut terjadi karena kondisi pandemi yang belum berakhir. Sehingga banyak negara pengimpor kedelai menahan penjualan kedelai. Semenatara untuk kedelai dalam negeri belum bisa memenuhi semua kebutuhan di Indonesia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Kebakaran Gudang Pabrik Sol Sepatu di Bandung, Api Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Kunjungi Seskoad Bandung, Ratusan Siswa Histeris Sambut Kepala Negara

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Tarwiyah Bandung 25 Mei 2026, Lengkap dengan Doa Berbuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal